Sementara sektor yang mengalami penguatan terkecil adalah sektor consumer goods yang ditutup melemah sebesar 4,63 poin (0,42%) ke level 1103,82.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan minggu lalu tercatat menguat sebesar 104,67 poin (2,91%) ke level 3607,11. Sementara Indeks LQ 45 sepanjang perdagangan minggu lalu ditutup melemah sebesar 18,55 poin (2.87%) ke level 665,01.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serta pengumuman angka inflasi oleh BPS dimana pada bulan Maret lalu terjadi deflasi sebesar 0,32%," katanya dalam hasil risetnya yang diterima detikFinance, Sabtu (2/4/2011).
Investor asing pada perdagangan minggu lalu membukukan akumulasi pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 1,835 triliun, terdiri dari akumulasi pembelian sebesar Rp 8,703 triliun dan akumulasi penjualan sebesar Rp 6,868 triliun.
"Kami melihat yang menjadi katalis bagi pergerakan IHSG pada minggu ini antara lain keluarnya pengumuman BI mengenai tingkat suku bunga serta masih akan dipengaruhi oleh rilisnya sejumlah laporan keuangan emiten," katanya.
Selain itu, isu radiasi nuklir Jepang dan Krisis politik yang masih memanas di Libya juga masih terus dicermati perkemabangannya oleh para investor.
"Saham-saham yang layak diperhatikan pada perdagangan minggu depan antara lain ITMG, BBCA, dan ADRO," ujarnya.
(ang/nrs)











































