Demikian disampaikan Direktur Utama HD Finance, Hariono dalam due dilligence & Public Expose di Hotel Ritz Calton, SCBD Jakarta, Senin (4/4/2011).
Dalam IPO, HD Finance menawarkan sebanyak-banyaknya 460 juta lembar kepada publik. Ini setara dengan 29,87% dari rencana total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Nilai nominal IPO Rp 100 per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selaku penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Makinta Securities. Penawaran dilaksanakan pada 29 April-3 Mei 2011. Penjatahan di 5 Mei 2011, dan listing diperkirakan terlaksana pada 10 Mei 2011.
Perseroan dulu bernama PT Indonesia Lease dan berdiri pada 1972. Kemudian dengan masuknya Bank Niaga sebagai pemegang saham, perseroan berubah nama menjadi PT Niaga Leasing pada 1990. Dan pada 2005 bertransformasi menjadi HD Finance.
HD Finance memiliki 16 cabang, dan sampai dengan Desember 2010 aset perseroan mencapai Rp 774 miliar.
(wep/dnl)











































