Tira Austenite Divestasi 51% Anak Perusahaannya
Senin, 07 Jun 2004 15:52 WIB
Jakarta - PT Tira Austenite Tbk., (TIRA) menjual 51 persen saham anak perusahaannya di sektor distribusi gas PT Aneka Gas Industri. Dari hasil penjualan tersebut perseroan berhasil meraih dana Rp 51 miliar. Demikian diungkapkan Presiden Direktur Tira Austenite, Toto Wahyudianto, usai RUPSLB yang berlangsung di kantornya kawasan industri Pulogadung Jakarta, Senin,(7/6/2004). TIRA telah mengakuisisi PT Aneka Gas pada awal 2003 lalu, dan kini perseroan menjual 51 persen sahamnya di perusahaan gas tersebut dengan harga Rp 51 miliar. Sedangkan keuntungan (capital gain) yang diraihnya pada saat menguasai Aneka Gas Industri sebesar Rp 25 milliar. Menurut Toto, selama ini PT Aneka Gas memberikan kontribusi penjualan kepada TIRA sebesar 50 persen. Namun demikian meski saham TIRA di PT Aneka Gas dijual, hal tersebut menurut Toto tidak akan mengurangi penjualannya sebesar 50 persen juga. Pasalnya, dari hasil dana divestasi itu perseroan akan melakukan akuisisi dua perusahaan manufaktur yang usahanya memberikan sinergi terhadap perseroan. Karenanya, kata Toto, untuk mengakuisisi dua perusahaan manufaktur tersebut perseroan telah mengalokasikan dana untuk sebesar Rp 7,5 miliar. Sedangkan investasi yang dibutuhkan untuk akuisisi itu sebesar Rp 35 miliar. Selain itu, kata Toto, perseroan akan melakukan pinjaman bank sebesar 50 persen dan sisanya akan dibiayai dari modal sendiri. Toto mengatakan, alasan perseroan menjual sahamnya di PT Aneka Gas, karena perseroan akan mengkonsentrasikan usahanya di bidang manufaktur atau alat-alat teknik. Apalagi usaha di bidang gas membutuhkan investasi besar. Selain itu, perseroan juga akan melakukan pembelian kembali sahamnya (share buy back) sebanyak 5 persen. "Tapi itu akan diakukan setelah selesainya audit laporan keuangan per Juni 2004,"katanya. Penjualan bersih TIRA sampai akhir tahun 2003 sebesar Rp 224,7 miliar dengan laba bersih Rp 2,69 miliar. Sedangkan proyeksi penjualan akhir 2004 sebesar Rp 148,19 milliar dengan laba bersih Rp 17,498 miliar. Untuk perolehan penjualan sampai Juni 2004 perusahaan memproyeksikan sebesar Rp 64,595 miliar dengan laba bersih Rp 15,766 miliar.
(mi/)











































