Pasar Fluktuatif, Ancol Tunda Rights Issue Rp 200 Miliar

Pasar Fluktuatif, Ancol Tunda Rights Issue Rp 200 Miliar

- detikFinance
Selasa, 05 Apr 2011 14:11 WIB
Pasar Fluktuatif, Ancol Tunda Rights Issue Rp 200 Miliar
Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menunda pelaksanaan rights issue yang semula direncanakan triwulan I-2011. Kondisi pasar yang masih fluktuatif menjadi alasan penundaan ini.

Menurut Direktur Utama PJAA, Budi Karya Sumadi, pelaksanaan rights issue paling cepat terlaksana pada satu hingga dua tahun ke depan. Nilai rights issue perseroan mencapai Rp 200 miliar.

"Tidak jadi, diundur. Kondisi market sedang kurang baik,” ungkapnya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (5/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana rights issue yang semula dijadwalkan pada awal tahun ini dimaksudkan sebagai penyertaan pembangunan jalan tol Cilincing-Ancol, juga pengembangan wahana baru. Juga ada alokasi untuk pengembangan IT serta memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada.

Khusus untuk pembangunan jalan tol tetap berjalan sesuai jadwal, dengan mensubstitusi dana dari kas internal. Juga ada kombinasi pinjaman perbankan. Dengan ragam pengembangan proyek tersebut, perseroan membidik pendapatan Rp 1,1 triliun hingga akhir 2011.

Target ini jauh lebih tinggi dari pencapaian di periode sebelumnya, Rp 940 miliar. Sedangkan target laba bersih Rp155 miliar. Sedangkan sampai dengan Desember 2011, target pengunjung Ancol diharapkan mencapai14,3 juta orang.

Pada perdagangan hari ini, sampai pukul 14.03 waktu JATS, harga saham PJAA turun 40 poin (5,06%) ke level Rp 750 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 18 kali dengan volume 105 kali senilai Rp 39,225 juta.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads