"Kita harapan dikurangi karena kita perlu modal investasi untuk infrastruktur," jelas Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito di Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/4/2011).
Namun, berapa besar pengurangan dividen atau nilai setoran yang diambil dari laba bersih Jasa Marga, Frans menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. "Itu terserah pemegang saham. Tapi pembangunan negara ini lagi giat-giatnya," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di 2009, porsi dividen yang disetorkan 60% dari laba perseroan. Jika mengambil asumsi dividen yang disetorkan sama, maka Jasa Marga akan setor uang ke pemerintah sebanyak Rp 715,8 miliar.
"Dividen tahun lalu 60%, sekitar Rp 500 miliar. Jumlah ini cukup besar ya," tuturnya.
Ia menambahkan, rencana akuisisi tol Surabaya (Woro)-Wonokromo masih belum terealisasi. Perseroan diharapkan tuntas pada Mei 2011.
"Tol Waru belum, pengen mayoritas. Di atas 50%. Mei mudah-mudahan selesai (transaksi). Tahap negosiasi harga," imbuhnya.
(wep/dnl)











































