"Tahun ini BUMI akan mempercepat pelunasan utang sebesar US$ 975 juta," kata Direktur BUMI, Dileep Srivastava di Marley Cafe, Graha Niaga, Jakarta, Kamis (7/4/2011) malam.
Pelunasan utang lebih cepat ini merupakan utang obligasi di 2009 bertenor 5 tahun senilai US$ 375 juta. Selain itu terdapat juga utang kepada China Investment Corporation (CIC) sebesar US$ 600 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan telah menyiapkan dana internal, serta laba perseroan dan penjualan sebagian aset BUMI, untuk pembayaran utang ini. Salah satu aset yang siap dilego adalah 20% saham Gallo Oil, milik perseroan.
Gallo Oil merupakan perusahaan migas perseroan yang beroperasi di Yaman. Perkiraan harga jual 20% saham tersebut US$ 290 juta.
"Kas internal kami masih lebih dari US$ 400 juta, nanti juga ada pemasukan dari laba semester I-2011. Juga dari penjualan aset dan sebagainya, banyak cara untuk melunasinya," paparnya.
(wep/dnl)











































