IHSG Bertahan di Level 700
Selasa, 08 Jun 2004 16:18 WIB
Jakarta - Pada penutupan perdagangan Selasa (8/6/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEJ) naik 2,794 poin pada level 703,579. Namun kenaikan indeks masih terbatas karena investor melakukan aksi beli selektif, terutama terhadap saham-saham perbankan.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling likuid naik 0,554 poin pada level 152,689, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,528 poin pada level 115,471, Indeks Papan Utama (MBX) naik 1,151 poin pada level 191,002 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,019 poin pada level 160,029.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 11.060 kali pada volume 1.700.150 lot saham senilai Rp 570,473 miliar. Sebanyak 46 saham mencatat kenaikan harga, 36 saham mengalami penurunan harga dan 307 saham lainnya stagnan.Saham-saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi di jajaran top gainer antara lain Indosat (ISAT) naik Rp 75 menjadi Rp 3.800, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 6.850, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 50 menjadi Rp 2.700, Bank BCA (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 1.775, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.150 dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 5 menjadi Rp 310.Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar di deretan top loser, di antaranya Bank Permata (BNLI) turun Rp 100 menjadi Rp 650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 menjadi Rp 13.500, Timah (TINS) turun Rp 50 menjadi Rp 1.825, Unilever (UNVR) turun Rp 25 menjadi Rp 3.675 serta Bank Lippo (LPBN) turun Rp 25 menjadi Rp 525.Kenaikan indeks yang berlanjut namun dalam kisaran sempit ini akibat investor melalukan aksi beli selektif, terutama terhadap saham-saham telekomunikasi dan perbankan. Saham-saham perbankan kembali diburu investor seiring menguatnya nilai tukar rupiah sebagai dampak dari paket kebijakan Bank Indonesia (BI).Aksi beli selektif juga menyebabkan nilai transaksi perdagangan hari ini tidak terlalu besar karena sebagian investor masih wait and see sambil menunggu stabilnya makro ekonomi dan kondisi bursa regional.
(ani/)











































