Krisis Nuklir Memburuk, Bursa Jepang Anjlok Yen Melonjak

Krisis Nuklir Memburuk, Bursa Jepang Anjlok Yen Melonjak

- detikFinance
Selasa, 12 Apr 2011 11:02 WIB
Krisis Nuklir Memburuk, Bursa Jepang Anjlok Yen Melonjak
Osaka - Krisis nuklir di Jepang kian memburuk dan kini setara dengan bencana nuklir Chernobyl. Investor pun meresponsnya dengan melepas saham-saham sehingga bursa Jepang anjlok, sementara yen melonjak tajam.

Seperti diketahui, Otoritas nuklir Jepang menaikkan level darurat nuklir ke level 7 atau skala maksimum. Level sebelumnya adalah 5. Dengan level 7 ini berarti krisis nuklir di PLTN Fukushima sama buruknya dengan bencana nuklir Chernobyl di Ukraina pada 1986 silam.

"Ini penilaian awal dan akan difinalisasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA)," ujar pejabat di Badan Keselamatan Nuklir dan Industri (NISA) seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (12/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mata uang jepang, yen langsung melonjak tajam merespons kenaikan level darurat nuklir itu. Dolar AS tercatat melemah dari awal perdagangan di 84,78 yen menjadi 83,50 yen pada sesi siang. Pada penutupan perdagangan di bursa New York Senin kemarin, dolar AS ditutup pada 84,67 yen. Yen juga menguat atas euro dari 122,10 yen ke 120,24 yen.

Bursa Jepang hingga sesi siang ini juga melemah. Indeks Nikkei-225 terpantu merosot 155,77 poin (1,60%) ke level 9.563,93. Indeks Topix juga turun 11,82 poin (1,39%) ke level 840,52. Saham-saham unggulan melemah karena meningkatnya ketidakpastian menjelang laporan keuangan setelah gempa 11 Maret lalu.

"Sebagian orang khawatir ada lagi dan lagi perusahaan besar termasuk produsen otomotif besar memangkas proyeksi pendapatannya untuk tahun bisnis kali ini," ujar Hideo Arimura, fund menajer senior Mizuho Asset Management.
(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads