IHSG Masih Gerak Fluktuatif

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Gerak Fluktuatif

- detikFinance
Kamis, 14 Apr 2011 07:32 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin hanya mampu naik tipis 15 poin di tengah penguatan bursa-bursa Asia yang signifikan. Saham-saham tambang menjadi tumpuan kenaikan IHSG.

Pada perdagangan, Rabu (13/4/2011), IHSG naik tipis 15,180 poin (0,40%) ke level 3.734,413. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,699 poin (0,55%) ke level 668,598.

"Meski sebelumnya dikhawatirkan akan kembali terjadinya profit taking pada IHSG dan imbas negatif dari bursa global pada penutupan sebelumnya namun, kemarin IHSG berbalik arah menguat. Penguatan pada bursa saham regional berpengaruh pada IHSG," ujar Reza Priyambada Managing Research Indosurya Asset Management (ISAM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan IHSG yang serba ragu-ragu diprediksi akan berlanjut pada perdagangan Kamis (14/4/2011) ini. Di tengah pergerakan bursa-bursa utama dunia yang sedang lesu menunggu laporan keuangan, IHSG diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat tipis.

Bursa Wall Street tadi malam ditutup flat dalam pergerakan yang cukup fluktuatif. Investor mulai bertaruh pada sektor teknologi yang diprediksi akan mencatat laporan keuangan yang kuat. Pidato Presiden AS Barack Obama yang berniat memangkas defisit anggarannya hingga US$ 4 triliun juga tidak terlalu memberikan pengaruh.

Pada perdagangan Rabu (13/4/2011), indeks Dow Jones industrial average naik tipis 7,41 poin (0,06%) ke level 12.270,99. Indeks Standard & Poor's 500 juga naik tipis 0,25 poin (0,02%) ke level 1.314,41 dan Nasdaq menguat 16,73 poin (0,61%) ke level 2.761,52.

Bursa Jepang pagi ini dibuka melemah menyusul tekanan penguatan yen. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Kamis dengan penurunan 61,39 poin (0,64%) ke level 9.579,79.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG kemarin ditutup naik 15 point (+0.41%) ke level 3,734.41 dengan jumlah transaksi sebanyak 7juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp4.8 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor infrastructure dan perdagangan.

Tercatat sebanyak 120 saham mengalami kenaikan, 80 saham mengalami penurunan, 97 saham tidak mengalami perubahan dan 146 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Kenaikan tertinggi dipimpin oleh BUMI, BBCA, INTP, MEGA dan BBRI sementara saham – saham yang menjadi sentimen negatif indeks hari ini dipimpin oleh DSSA, TLKM, BMRI, PNBN dan BMTR.

Asing tercatat melakukan net sell sebesar 34.560 miliar dengan sektor yang paling banyak di jual adalah BMRI, BBRI, SMGR, ASII, dan ITMG. Pergerakan indeks yang positif seiringan dengan pergerakan bursa regional yang juga bergerak positif.

Secara teknikal IHSG kemarin ditutup di level resistance kuat yaitu di 3,730, tekanan jual yang cukup tinggi pada awal sesi berhasil diantisipasi oleh para investor sehingga indeks berakhir di zona positif.

Level IHSG hari ini terlihat berada pada perpotongan dengan garis MA5-nya yang apabila pada perdagangan besok IHSG bergerak melewatinya maka besar kemungkinannya untuk melanjutkan rally.

Indikator Stochastic dan RSI sama-sama menunjukkan pergerakan kebawah menjauhi area overbuy yang menandakan IHSG masih dapat melanjutkan pergerakan turunnya.

Pada perdagangan besok IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,698-3,747 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BUMI, BBCA dan INTP.

Panin Sekuritas:

IHSG berhasil rebound dalam perdagangan kemarin setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Penguatan indeks dipicu oleh menguatnya bursa regional sehingga memicu investor melakukan bargain hunting terhadap saham-saham yang telah turun cukup dalam. Untuk hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat dengan kisaran support-resistance 3.723-3.750. Saham pilihan : SMGR, BUMI, ITMG, GGRM.

Kresna Sekuritas:

Di tengah sentiment negative regional, JCI kembali ditutup menguat 15 poin. Meskipun demikian, stochastic yang cenderung deadcross masih mengindikasikan adanya potensi tekanan jual dengan 3,675 sebagai level kunci. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3,690-3,750 dengan SMCB dan UNTR sebagai saham pilihan.

Indosurya:

Pada perdagangan Kamis (14/4) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.677-3.698 dan resistance 3.743-3.766. IHSG berbalik arah dengan membentuk hammer dalam tren yang diperkirakan sedang menurun. Hal ini mengindikasikan berkurangnya kekuatan daya jual untuk menekan harga. Penguatan ini membuat IHSG masih berada di atas area overbought . MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic yang tadinya mulai menurun kini kembali berada di atas area overbought . IHSG masih ingin mencoba menyentuh level 3.800. Penguatan bursa saham global semalam dimungkinkan berpengaruh positif bagi laju IHSG hari ini. Cermati saham APLN, AALI, dan ULTJ.



(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads