Menurutnya Direktur Utama KFA, Saleh Rustandi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (14/4/2011), pendapatan Apotek meningkat 12,18% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan Apotek mengkontribusikan 48,67% total kinerja KAEF.
BUMN Farmasi sendiri berhasil meraih Rp 3,18 triliun, atau naik tipis dari periode sebelumnya, Rp 2,85 triliun. Dengan demikian laba bersih perseroan mencapai Rp 138,71 miliar, melonjak 121% dari sebelumnya, Rp 62,5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan konsep ini, mitra bisnis manajemen KFA dapat menginvestasikan Rp 460 juta, dengan payback period lebih kurang 4 tahun setelah beroperasi.
"Selain dengan modal sendiri, sebagian dari pengembangan apotek itu memang akan kami upayakan dengan pola kerja sama operasi (KSO) maupun waralaba," kata Saleh.
(wep/ang)










































