Rencana ini disampaikan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar saat memberikan sambutan dalam upacara penyambutan pesawat A330-200 versi terbaru di hanggar II GMF Aero Asia, kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (16/4/2011). Satu unit pesawat A330-200 milik Garuda ini baru tiba di Jakarta setelah diterbangkan dari markas Airbus di Toulouse, Prancis.
"Garuda juga akan membeli Boeing 777 untuk menjelajah jarak jauh," kata Emirsyah Satar. Pesawat ini akan didatangkan Garuda pada tahun 2013.
Terhadap kehadiran A330-200 terbaru dari Toulouse, Emirsyah menjelaskan bahwa pesawat ini merupakan pesawat A330-200 ke-12 yang dimiliki Garuda. Tahun ini, Garuda akan mendatangkan 11 pesawat baru, yang terdiri dari 2 pesawat A330-200 dan 9 pesawat Boeing 737-800 NG.
"Satu pesawat Boeing 737-800 NG telah tiba pada bulan Januari lalu, sementara satu pesawat Airbus A330-200 yang tiba pada hari ini merupakan pesawat ke-12 dari tipe yang sama yang dimiliki Garuda," kata Emirsyah.
Emir juga menyatakan pada Minggu, 17 April 2011 nanti, Garuda juga akan menerima pesawat baru Boeing 737-800 NG langsung dari pabrik Boeing di Seatle, Amerika Serikat.
"Kami akan terus menerus mempermuda umur pesawat. Target akhir tahun ini, umur pesawat rata-rata 8 tahun. Tahun lalu, umur rata-rata 12 tahun," ujar Emirsyah.
Upaya peremajaan pesawat yang dilakukan Garuda ini, lanjut Emirsyah, dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada para penumpang. Penambahan pesawat A330-200 tersebut akan menambah kekuatan pelayanan dalam penerbangan ke Australia, Korea Selatan, dan Jepang.
Sementara itu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar yang juga memberi sambutan mengucapkan selamat kepada Garuda atas kedatangan armada baru. "Kedatangan pesawat baru yang mulus ini memberi semangat baru kepada kita semua," kata Mustafa.
Mustafa yakin dengan armada baru, maka Garuda akan terus meningkatkan kualitas dalam pelayanan. Dengan begitu, Garuda sebagai perusahaan yang baru saja melakukan IPO bisa meningkatkan daya jualnya.
"Garuda juga harus bisa memberikan deviden yang memuaskan kepada para pemegang sahamnya," harap Mustafa. (asy/ang)











































