IHSG Tunggu Rilis Laporan Keuangan

Rekomendasi Saham

IHSG Tunggu Rilis Laporan Keuangan

- detikFinance
Senin, 18 Apr 2011 07:20 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu tercatat melemah sebesar 10,36 poin (0,28%) dan ditutup pada level 3730,51, sementara Indeks LQ 45 sepanjang perdagangan minggu lalu ditutup melemah tipis sebesar 0,62 poin (0,1%) ke level 669,60. IHSG bergerak fluktuatif di tengah bursa dunia yang ragu-ragu.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:

  • Senin (11/4/2011), IHSG naik tipis 4,027 poin (0,10%) ke level 3.745,838.
  • Selasa (12/4/2011), IHSG menyusut 26,605 poin (0,72%) ke level 3.719,233.
  • Rabu (13/4/2011), IHSG naik tipis 15,180 poin (0,40%) ke level 3.734,413.
  • Kamis (14/4/2011), IHSG kehilangan 26,434 poin (0,71%) ke level 3.707,979.
  • Jumat (15/4/2011), IHSG ditutup menguat 22,533 poin (0,60%) ke level 3.730,512.

Indeks sektoral yang mengalami penguatan terbesar sepanjang  perdagangan minggu lalu adalah sektor pertanian  yang tercatat ditutup menguat sebesar 32,96 poin (1,54%) ke level 2169,82. Sementara sektor yang mengalami pelemahan terbesar adalah sektor Jasa dan perdagangan yang ditutup melemah sebesar 11,86 poin (2,41%) ke level 480,92.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor asing pada perdagangan minggu lalu membukukkan akumulasi penjualan bersih (foreign net buy) sebesar Rp 300,1 miliar terdiri dari akumulasi pembelian sebesar RP 6,869 triliun dan akumulasi penjualan sebesar Rp 7,169 triliun.

"Faktor-faktor yang menjadi katalis bagi pergerakan IHSG pada perdagangan minggu lalu antara lain diwarnai oleh keluarnya pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia yang tetap ditahan pada level 6,75% sesuai dengan ekspektasi pasar mempertimbangkan deflasi sebesar 0,32% yang terjadi pada bulan maret lalu. Selain itu gempa yang kembali terjadi di Jepang dan naiknya level krisis nuklir Jepang menjadi level tujuh juga ikut memengaruhi pergerakan IHSG," jelas Wisnu Karto, analis dari eTrading Securities.

Sementara bursa Wall Street pada Jumat (16/4/2011) akhir pekan lalu tercatat menguat tipis. Indeks Dow Jones bertambah 56,68 poin (0,46%)ke level 12.341,83. Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 5,16 poin (0,39%) ke level 1.319,68. Sementara Indeks Komposit Nasdaq menguat tipis 4,43 poin (0,16%) ke level 2.764,65.

Rilis laporan keuangan emiten triwulan I-2011 akan menjadi sentimen yang mendorong pergerakan IHSG pada pekan ini, disamping juga bursa-bursa regional. Untuk Senin (18/4/2011), IHSG diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat tipis.

"Pada perdagangan minggu ini kami memperkirakan pergerakan IHSG akan  dipengaruhi rilisnya kinerja laporan keuangan emiten untuk kuartal I-2011. Selain itu, investor tampaknya juga masih mengamati perkembangan tingkat radiasi nuklir Jepang serta pergolakan harga-harga komoditas . Saham-saham yang layak diperhatikan pada perdagangan minggu ini antara lain ASII, ITMG, dan CMNP," tambah Wisnu Karto.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG pada perdagangan Jumat kemarin  (15/4), ditutup menguat sebesar 22,53 poin (0,60%) ke level 3.730,512. IHSG mampu bergerak menguat ditengah melemahnya sebagian besar indeks regional akibat kekhawatiran akan krisis politik di Jepang menyusul desakan mundur Perdana Menteri Jepang Naoto Kan yang dinilai lamban dalam menangani pemulihan akibat gempa dan Tsunami. Sektor yang menjadi pendorong IHSG pada perdagangan Jumat minggu lalu adalah sektor perbankan dan keuangan yang menguat 0,86% disusul oleh sektor pertambangan yang menguat 0,84%.  Sementara, sektor yang mengalami penguatan terkecil adalah sektor properti yang menguat sebesar 0,28%. Investor asing tercatat membukukan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 133,29 milliar.

Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG bergerak menguat dan berhasil tutup di atas garis MA 5 yang berada di level 3727. Sementara dilihat dari indicator, tampak indicator stochastic mulai menunjukan potensi untuk bergerak reversal sementara RSI telah bergerak uptrend mencoba memasuki area overbought. Namun periu diwaspadai melihat indikator MACD yang berpotensi untuk deathcros disertai histogram yang sudah memasuki area negatif dalam dua hari terakhir perdagangan. Pada
perdagangan hari ini (18/4), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,697-3,768 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. CMNP, DOID, dan ITMG.

Indosurya:

Pada perdagangan Senin (18/4) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.695-3.710 dan resistance 3.740-3.750. IHSG kembali menguat dimana sebelumnya melemah. Penguatan ini merupakan kali kedua setelah IHSG masuk dalam tren penurunan sejak terbentuknya shooting star pada 11/4/11. IHSG belum bisa menguat signifikan karena kondisi teknikal IHSG yang masih berada di area overbought . MACD telah membentuk death cross dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih mencoba naik namun, secara tren mulai kembali turun dan menyentuh batas overbought . Penguatan yang terjadi di akhir pekan kemarin masih membuat IHSG berada di atas area overbought . Belum adanya sentimen negatif yang signifikan menurunkan IHSG membuat IHSG terus berada di atas area overbought . Investor diharapkan mewaspadai sinyal terjadinya koreksi.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads