Hal ini diutarakan Harry dalam press confrences di kantornya, MNC Tower Jakarta, Senin (18/4/2011).
"Saham karena pemberitaan selama ini. Klarifikasi dan sudah dilakukan kepada investor. Industri tidak signifikan kepada saham MNCN," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini operasional kita tidak pengaruh. Kontrobusi MNC TV ke MNCN dalam hal EBITDA (laba sebelum pajak, depresiasi dan amortisasi) hanya sekitar 10%. Bandingkan dengan penyertaan kita disana yang mencapai 75%," katanya.
Hal serupa diutarakan Direktur Utama MNC TV (TPI), SN Suwisma. Para vendor yang bekerja sama dengan perseroan, ataupun karyawan diminta tenang. Pasalnya dirinya tetap menjabat sebagai Dirut, dan sama sekali tidak ada pergantian susunan direksi yang diklaim kubu Tutut akan diisi Japto cs.
"Saya tetap Dirut yang sah. Karyawan jangan resah, vendor jangan ada kegusaran. Kita sama-sama hormati proses hukum saja," terang Suwisma.
Hingga perdagangan hari ini, saham MNCN ditutup melemah 2,44% atau Rp 20 dibanding pekan lalu, menjadi Rp 800 per lembar. Dan pada perdagangan Jumat (15/4/2011) lalu, saham MNCN berada dikisaran yang sama Rp 800 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 1.425 kali dengan volume 48.248 lot senilai Rp 19,584 miliar.
(wep/ang)











































