J&J Bantu Rebound di Wall Street

J&J Bantu Rebound di Wall Street

- detikFinance
Rabu, 20 Apr 2011 07:27 WIB
J&J Bantu Rebound di Wall Street
New York - Saham-saham di bursa Wall Street akhirnya berhasil rebound setelah sebelumnya merosot akibat penurunan outlook peringkat utang jangka panjang AS. Laporan keuangan sektor kesehatan dan material berhasil memberi sentimen positif.

Namun lemahnya pendapatan yang dilaporkan Goldman Sachs membatasi penguatan. Rebound saham terjadi dalam volume perdagangan yang tipis.

Pada perdagangan Selasa (19/4/2011), indeks Dow Jones menguat 65,16 poin (0,53%) ke level 12.266,75. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 7,48 poin (0,57%) ke level 1.312,62 dan Nasdaq menguat 9,59 poin (0,35%) ke level 2.744,97.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Volume perdagangan masih tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,65 miliar lembar saham, di bawah rata-rata harian tahun lalu yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.

Saham Johnson & Johnson termasuk salah satu yang mengalami reli terbesar setelah mengumumkan laporan keuangan. Saham J&J melonjak 3,7% setelah merevisi proyeksi labanya.

Sementara saham Goldman Sachs Group justru merosot 1,2% setelah mengumumkan penurunan laba yang tajam akibat turunnya pendapatan perdagangan.

"Kecuali performa saham-saham finansial dan teknologi yang membaik, maka saya kira pasar dapat berada dalam masa koreksi," ujar Marshall Front, chairman dan chief investment officer Front Barnett Associates seperti dikutip dari Reuters, Rabu (20/4/2011).

Saham-saham teknologi yang berhasil mengalahkan ekspektasi pendapatan juga menguat setelah perdagangan berakhir. Saham Intel Corp melonjak 5,7% pada masa perpanjangan perdagangan, sementara Yahoo Inc melonjak 4,5%.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads