Demikian disampaikan Presiden Direktur AUTO, Siswanto Prawiroatmodjo, usai RUPST di Jakarta, Rabu (27/4/2011).
Ia menambahkan, dividen interm Rp 158 per lembar telah diberikan perseroan pada 4 November 2010 lalu. Masih ada sisa Rp 434 per lembar yang menjadi hak pemegang saham. Rencana pembagian dividen sisa pada 10 Juni 2011 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak usaha grup Astra ini mencatat laba bersih Rp 1,141 triliun, melonjak 48,56% dibandingkan periode yang sama sebelumnya Rp 768,265 miliar. Laba bersih AUTO ditopang oleh pencapaian pendapatan bersih sebesar Rp 6,255 triliun. Pendapatan perseroan naik 18,8% dari 2009, yang sebesar Rp 5.265 triliun.
"Peningkatan tersebut terjadi seiring dengan peningkatan produksi otomotif domestik yang berdampak pada penjualan perseroan ke segmen pasar pabrikan, serta juga peningkatan penjualan di segmen pasar suku cadang pengganti dan juga penjualan ekspor," kata Siswanto.
Dalam rapat ini, pemegang saham juga menyetujui rencana pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5 โโdari Rp 500 jadi Rp 100 per saham. Dengan demikian jumlah modal disetor AUTO meningkat dari 771.157.280 jadi 3.883.786.400 saham.
(wep/dnl)











































