Pemilik MNC Grup Harry Tanoesoedibyo, mengatakan dividen tersebut naik dari tahun sebelumnya, Rp 5 per lembar atau setara Rp 68,8 miliar.
Sepanjang 2010, perseroan mencatat pendapatan Rp 6,33 triliun, atau naik 26% dari sebelumnya Rp 5,04 triliun. Kontribusi pendapatan adalah dari unit bisnis media, content, dan iklan yang mencakup 76% secara konsolidasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang triwulan I-2011, laba bersih perseroan naik 28% menjadi Rp 196 miliar hingga akhir Maret 2011.
Sementara itu, anak usaha BMTR, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) juga membagikan dividen Rp 15 per saham, atau mencapai total Rp 207,32 miliar.
Dividen diambil dari laba bersih MNCN sebesar Rp 730 miliar. Laba naik 89% dari periode sebelumnya. Sementara pendapatan MNCN naik dari Rp 3,9 triliun menjadi Rp 4,9 triliun.
Khusus untuk kinerja MNCN di triwulan I, induk usaha RCTI ini mencatat pendapatan Rp 1,16 triliun, sedikit meningkat dari sebelumnya Rp 1,01 triliun. "Peningkatan karena adanya kenaikan 29% (YoY) pada pendapatan iklan dari TV free to air," paparnya.
Dengan demikian, laba bersih MNCN sepanjang Januari-Maret 2011 mencapai Rp 243 miliar, dari sebelumnya Rp 192 miliar.
(wep/dnl)











































