Dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan, Kamis (28/4/2011), anak usaha PT Astra Internasional Tbk (ASII) itu membukukan pendapatan bersih Rp 12,65 triliun, naik 45,1% dibandingkan pendapatan bersih pada triwulan I tahun 2010 sebesar Rp 8,7 triliun.
Kenaikan ini terutama didapat sebagai hasil dari peningkatan volume penjualan alat berat unit usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery), peningkatan produksi batu bara dan volume pemindahan tanah (overburden removal) dari unit usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting), serta peningkatan volume penjualan batu bara dari unit usaha Pertambangan (Mining).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
memberikan kontribusi sebesar 35,4% dan sisanya sebesar 10,5% disumbangkan oleh unit usaha Pertambangan.
Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham UNTR ditutup menguat 300 poin (1,30%) ke level Rp 23.250 per lembar. Sahamnya cukup aktif diperdagangkan hingga 777 kali dengan volume 7.770 lot senilai Rp 89,796 miliar.
(ang/qom)











































