Laba Kimia Farma Merekah 108% Menjadi Rp 24 Miliar

Triwulan I

Laba Kimia Farma Merekah 108% Menjadi Rp 24 Miliar

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Jumat, 29 Apr 2011 13:15 WIB
Laba Kimia Farma Merekah 108% Menjadi Rp 24 Miliar
Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatat laba bersih Rp 24,021 miliar pada triwulan I-2011, naik 108,44% dari periode sebelumnya Rp 11,52 miliar. Laba didukung oleh penjualan bersih yang naik hingga Rp 634,385 miliar.

Demikian disampaikan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (29/4/2011). Penjualan bersih tercatat naik 18,45% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 535,557 miliar. Beban penjualan juga naik menjadi Rp 442,769 miliar. Laba kotor pun mencatat pertumbuhan dari Rp 150,652 miliar menjadi Rp 191,616 miliar.

Laba sebelum pajak pun mencapai Rp 36 miliar, naik hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya Rp 18,06 miliar. Dan posisi laba per saham mencapai Rp 4,33 dari periode sebelumnya, Rp 2,08.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aset perseroan sepanjang Januari hingga Maret 2011 tercatat naik dari Rp 1,466 triliun menjadi Rp 1,647 triliun. Total kewajiban di awal triwulan ini mencapai Rp 509,193 miliar, naik tipis dari sebelumnya, Rp 459,59 miliar.

Hingga penutupan perdagangan sesi I, Jumat (29/4/2011), saham KAEF berada di posisi Rp 185 per lembar, turun tipis 0,54% dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 186 per lembar.

Perseroan berencana membangun pabrik yang memproduksi Sebacic Acid (bahan baku pembuat bio plastic atau plastik resin). Perseroan bekerja sama dengan perusahaan Jepang, Toray, untuk mengembangkan produksi Sebacic Acid. KAEF kini dalam tahap visibilities studies (VS) atas rencana pendirian pabrik Sebacic Acid di Indonesia.

Rencananya pembangunan baru akan terlaksana di 2012, jika proyek tersebut layak. Pembangunan pabrik atau pengembangan kebun jarak melalui dana dari pihak Jepang.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads