Pendapatan perseroan tercatat Rp 882 miliar di periode tiga bulan pertama tahun ini, naik 25% dari perolehan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu Rp 705 miliar.
"Naiknya pejualan didukung oleh penjualan rumah yang kuat sebagai hasil dari peningkatan pendapatan masyarakat kelas menengah Indonesia yang memicu peningkatan permintaan yang lebih besar bagi pemilikan rumah dan peningkatan konsumsi," kata Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Widjaja dalam siaran pers perseroan yang dikutip detikFinance, Sabtu (30/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan perumahan kuat sepanjang kuartal I dan mencerminkan tren yang meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Sumber pendapatan utama LPKR adalah penjualan rumah. Hal ini mengikuti pertumbuhan penjualan rumah dalam dua tahun terakhir.
LPKR juga melakukan beberapa inisiatif untuk memanfaatkan peluang di area Retail Malls dalam upaya mengintensifkan dan mempercepat strategi ‘asset-light’ dengan menjual mal-mal tersebut kepada REITS.
Saat ini, tingkat hunian rata-rata di seluruh Leased Malls yang dikelola Perseroan telah meningkat menjadi 93.2% dari 86.7% di tahun-tahun sebelumnya. Tren ini diharapkan terus berlanjut sejalan berkembangnya basis konsumen di Indonesia.
(ang/ang)











































