Hal ini diutarakan Direktur Utama TRAM Denny Thaher di Hotel Ritz Calton, SCBD Jakarta, Senin (2/5/2011).
Reksa dana ekuitas ini dirancang bagi investor jangka panjang dan didominasi masuk pada sektor konsumsi di Indonesia. Portofolionya sekitar 75-80% pada bidang konsumsi domestik. Sisanya diinvestasikan pada portofolio yang disebut manajeman "Plus", dengan menciptakan alpha melalui saham berkapitalisasi menengah dan kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk ini menetapkan nilai investasi Rp 250 ribu, dengan nilai NAB Rp 1.000. Biaya pembelian unit penyertaan maksimum 2% dari jumlah pembelian.
"Tanggal pencatatan emisi 5 Mei 2011, dengan tanggal efektif bulan lalu di 12 April," kata Direktur TRAM, Fajar Hidajat.
Biaya penjualan kembali unit penyertaan sampai dengan 2% dalam tempo maksimum 1 tahun. Biaya redemption 0% jika dilakukan setelah 1 tahun.
Imbal jasa MI dipatok maksimum 4% dari NAB, sedangkan imbalan jasa bank kostodian 0,2% dari NAB. Produk ini juga menyertakan fitur asuransi perlindungan jiwa, yang bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwasraya. Perlindungan berupa kematian akibat kecelakaan bagi investor. Uang pertanggungan maksimum Rp 1 miliar per investor.
Perseroan mencatat total dana kelolaan (AUM) Rp 3 triliun hingga triwulan I-2011. Anak usaha PT Trimegah Securities Tbk (TRIM) ini juga siap menerbitkan beberapa jenis reksa dana untuk meningkatkan dana kelolaan menjadi Rp 5,5 triliun.
(wep/ang)











































