Rahmat Gobel bersama Fara Luwia melalui PT Gobel International membeli 16,5% saham Churchill Mining Plc, salah satu perusahaan tambang yang tercatat di Bursa Efek London. Pembelian saham dilakukan melalui mekanisme private placement sebanyak 19 juta saham.
Seperti dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa London, (Rabu 4/5/2011), transaksi dilakukan di harga 40 sen pounsterling per saham dengan total nilai transaksi 7,7 juta pounsterling atau sekitar US$ 12,8 juta.
Pembelian dilakukan oleh perusahaan patungan antara Rahmat dan Fara Luwia, yang mayoritas kepemilikan sahamnya dikuasai Rahmat. Setelah transaksi ini Churchill Mining akan fokus mengembangkan proyek batubara di Kutai Timur, Kalimantan Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kehadiran Gobel akan sangat membantu urusan dengan pemerintah Indonesia dalam pengembangan proyek di Kutai Timur," kata Churchill Executive Chairman David Quinlivan. (ang/dnl)











































