"Kalau Rupiah kita terlalu kuat maka yang terjadi adalah kita akan banyak impor. Kalau menurut saya, jangan di bawah Rp 9.000 lah," kata Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto ketika ditemui di salah satu hotel di Jakarta, Rabu (4/5/2011).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang terus menguat seiring derasnya aliran modal masuk ke Indonesia. Pada awal perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 8.545 per dolar AS sama seperti penutupan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cukup optimis bahwa minat Amerika, khususnya akhir-akhir ini akan meningkat karena sekarang Indonesia sudah jadi perhatian dunia," ujarnya.
Hal ini, lanjut Suryo, merupakan waktu yang tepat bagi Indonesia untuk menawarkan proyek-proyek pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, pertanian, pertambangan, energi dan pembagunan dalam koridor.
"Penanaman modal asing akan meningkat dii bidang-bidang yang kebetulan sangat kita butuhkan," imbuhnya.
(ade/qom)











































