IHSG dalam Tekanan Global

Rekomendasi Saham

IHSG dalam Tekanan Global

- detikFinance
Jumat, 06 Mei 2011 07:47 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyambut data pertumbuhan ekonomi RI dengan positif 1 poin atau bisa dibilang stagnan. Laju penguatan sedikit terhambat akibat profit taking saham-saham bank.

Pada perdagangan, Kamis (5/5/2011), IHSG ditutup naik tipis 1,344 poin (0,03%) ke level 3.816,272. Sementara Indeks LQ 45 justru turun tipis 0,693 poin (0,11%) ke level 680,888.

Jatuhnya bursa-bursa utama dunia dan juga komoditas akan menjadi sentimen negatif yang akan menekan pergerakan IHSG. Pada perdagangan Jumat (6/5/2011), IHSG diprediksi akan kembali mengalami tekanan dan ditutup melemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Wall Street tadi malam kembali melanjutkan pelemahannya, menyusul jatuhnya harga minyak mentah dunia. Investor beramai-ramai keluar dari aset-aset yang berisiko.

Pada perdagangan Kamis (5/5/2011), indeks Dow Jones industrial average merosot hingga 139,41 poin (1,10%) ke level 12.584,17. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 12,22 poin (0,91%) ke level 1.335,10 dan Nasdaq melemah 13,51 poin (0,48%) ke level 2.814,72.

Sementara Bursa Jepang yang baru buka setelah libur 3 hari, juga langsung melemah. Mengawali perdagangan Jumat, indeks Nikkei-225 dibuka merosot 143,48 poin (1,43%) ke level 9.860,72.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Secara teknikal, pada perdagangan kemarin (5/5) candlestick IHSG kembali membentuk pola candlestick dragonfly doji, pola yang sama seperti perdagangan sebelumnya. Dilihat dari pergerakan indikator, terlihat MACD telah bergerak downtrend setelah sebelumnya membentuk deathcross sementara RSI mulai bergerak uptrend mencoba menembus area overbought. Pada perdagangan hari ini (6/5), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,786 – 3,849 dengan saham – saham yang dapat diperhatikan a.l. ITMG, INTP, dan BBTN.

Kresna Sekuritas:

GDP Indonesia yang masih tumbuh 6.5% di 1Q11 mampu menjadi sentimen penopang pergerakan IHSG ditengah bursa regional yang bergerak sideways. IHSG hari ini diperkirakan masih bergerak sideways di kisaran 3780-3850 dengan PGAS dan DOID sebagai saham pilihan

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin berhasil ditutup pada area positif setelah sepanjang hari berada dalam tekanan jual. Pengumuman pertumbuhan ekonomi K1-11 oleh BPS tidak disambut antusias oleh pasar. Investor tampaknya masih khawatir akan volatilitas harga komoditas termasuk minyak mentah di pasar internasional. Pasca keluarnya data inflasi serta laporan keuangan emiten, belum ada sentimen lain yang dapat mengangkat indeks untuk kembali rally. Kami proyeksikan hari ini indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran support-resistance 3.795-3.830. Saham pilihan : BLTA, ITMG, MAPI.

Indosurya:

Pada perdagangan Jumat (6/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.772-3.794 dan resistance 3.825-3.836. Candle IHSG kembali membentuk membentuk lower dragonfly doji . Candle ini mengindikasikan adanya kekuatan daya beli yang menahan penurunan lebih lanjut. Meski dimungkinkan mengalami penguatan namun, penguatan tersebut bersifat terbatas. MACD masih bergerak datar dan cenderung turun dengan terbentuknya histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba bergerak turun menyentuh batas overbought namun, kembali tertahan karena terjadinya penguatan. Penguatan kemarin menjadikan IHSG masih berada di area overbought. Belum adanya sentimen negatif membuat IHSG dimungkinkan untuk menguat namun, juga rawan profit taking . Oleh karena itu, selama IHSG masih berada di atas area overbought maka investor tetap mewaspadai terjadinya potensi koreksi. Tetapi, bisa menjadi peluang bagi investor untuk menyeleksi saham-saham pilihan yang sudah terdiskon harganya.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads