SBY Ingin 7 Pasar Modal ASEAN Makin 'Lengket'

SBY Ingin 7 Pasar Modal ASEAN Makin 'Lengket'

- detikFinance
Sabtu, 07 Mei 2011 11:20 WIB
SBY Ingin 7 Pasar Modal ASEAN Makin Lengket
Jakarta - Tahun ini, Indonesia terpilih menjadi Ketua ASEAN. Di sektor ekonomi, Presiden SBY ingin agar 7 bursa saham di ASEAN meningkatkan penyatuannya. Untuk penguatan bursa di regional.

"Di bidang keuangan, salah satu kemajuan yang penting adalah peluncuran website bersama dari tujuh Bursa Efek di negara-negara ASEAN, untuk meningkatkan ekuitas blue-chip di kawasan bagi para investor global. Ini merupakan langkah awal menuju konektivitas pasar-pasar di ASEAN," tutur SBY saat membuka KTT ke-18 ASEAN di Jakarta Convention Center, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (7/5/2011).

Sampai saat ini bursa di ASEAN yang sudah tergabung dalam website bersama adalah bursa Malaysia, Hanoi, dan Ho chi minh (Vietnam), Indonesia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, penyatuan bursa saham di ASEAN memang baru wacana yang telah lama berhembus. Namun masih banyak kendala yang dihadapi, seperti penyatuan regulasi antar pasar modal yang masih berbeda saat ini.

Jika regulasi ini tidak diselaraskan, maka sangat berpotensi menimbulkan konflik dalam transaksi di pasar modal.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut SBY juga menyatakan akan segera menerapkan penuh fasilitas jaminan kresdit dan investasi senilai US$ 700 juta.

"Para Menteri Keuangan kita, juga telah merapatkan barisan menuju pembentukan Dana Infrastruktur ASEAN (ASEAN Infrastructure Fund) guna mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan," kata SBY.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads