Wall Street Menguat, Saham Microsoft Turun Usai Beli Skype

Wall Street Menguat, Saham Microsoft Turun Usai Beli Skype

- detikFinance
Rabu, 11 Mei 2011 07:24 WIB
Wall Street Menguat, Saham Microsoft Turun Usai Beli Skype
New York - Saham-saham di bursa Wall Street naik untuk tiga hari berturut-turut, dipimpin oleh saham-saham perkakas dan sektor defensif lainnya. Surplus neraca perdagangan China yang tinggi ikut memberi sentimen positif.

Besarnya surplus perdagangan China itu memberikan rasa optimis ke investor seputar proses pemulihan ekonomi. Pasar memilih untuk menyaring potensi masalah yang berkaitan dengan krisis utang kawasan Eropa dan juga tekanan harga komoditas.

"Pasar telah menyerap semua berita negatif hingga hari ini dan mestinya bisa naik lagi berdasarkan fakta bahwa investor fokus pada pemulihan ekonomi dan pertumbuhan," ujar Jay Leupp, analis dari Grubb & Ellis Co seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Selasa (10/5/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 75,68 poin (0,60%) ke level 12.760,36. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 10,87 poin (0,81%) ke level 1.357,16 dan Nasdaq menguat 28,64 poin (1,01%) ke level 2.871,89.

Saham Microsoft Corp yang baru saja mengumumkan pembelian Skype justru turun menjadi 0,6% menjadi US$ 25,67, karena investor menilai harga pembelian yang mencapai US$ 8,5 miliar itu terlalu mahal. Sementara saham eBay Inc yang memiliki saham Skype justru naik 2,5%.

Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,6 miliar lembar saham, di bawha rata-rata sejauh ini di tahun 2011 yang sebesar 7,73 miliar lembar saham.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads