Laju Pelemahan IHSG Mulai Tertahan

Rekomendasi Saham

Laju Pelemahan IHSG Mulai Tertahan

- detikFinance
Jumat, 13 Mei 2011 07:35 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup turun 29 poin akibat penurunan harga komoditas dunia yang berpotensi menurunkan pendapatan emiten. Saham tambang dan bank menjadi bulan-bulanan investor.

Pada perdagangan, Kamis (12/5/2011), IHSG kehilangan 29,432 poin (0,77%) ke level 3.808,710. Sementara Indeks LQ 45 ambruk 8,227 poin (1,19%) ke level 678,193.

Membaiknya bursa-bursa utama dunia dan juga pulihnya harga komoditas akan menahan laju pelemahan IHSG lebih jauh. Pada perdagangan Jumat (13/5/2011), IHSG diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat tipis

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Wall Street kemarin akhirnya ditutup menguat setelah sempat merosot tajam di awal perdagangan. Pulihnya harga komoditas turut membantu rebound indeks di Wall Street.

Pada perdagangan Kamis (12/5/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat 65,89 poin (0,52%) ke level 12.695,92. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 6,57 poin (0,49%) ke level 1.348,65 dan Nasdaq menguat 17,98 poin (0,63%) ke level 2.863,04.

Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Jumat ini dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 10,18 poin (0,10%) ke level 9.726,83.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG pada perdagangan kemarin (12/5) ditutup turun 29.432 (-0.77%) ke level 3,808.710 dengan jumlah transaksi sebanyak 23 juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp 4.9 triliun. Hampir seluruh sektor pada perdagangan hari mengalami penurunan kecuali sektor property dan infrastructure. Tercatat sebanyak 90 sektor saham mengalami kenaikan, 135 sektor saham mengalami penurunan, 90 sektor saham tidak mengalami perubahan dan 129 sektor saham tidak diperdagangkan sama sekali. Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp64.6 miliar dengan sektor yang paling banyak di jual adalah BBRI, BUMI, PTBA, BBNI dan ADRO.

Secara teknikal, pada perdagangan hari ini (13/5) IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahannya untuk menguji garis support MA 20 di level 3790. Hal ini terlihat dari candlestick yang membentuk pola matching high sementara indikator RSI dan MACD masih bergerak downtrend. Pada perdagangan hari ini (13/5), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,768-3,839. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. CMNP, MAPI , dan INKP.

Kresna Sekuritas:

Turunnya harga minyak yang memicu tekanan jual pada saham komoditas membuat tekanan jual kembali menahan laju IHSG meskipun BI Rate sesuai dengan ekspektasi pasar. Sentimen global diperkirakan masih akan menekan pergerakan IHSG di kisaran 3,780-3,835 dengan PGAS dan TLKM sebagai saham pilihan.

Panin Sekuritas:

Anjloknya harga minyak mentah menjadi sentimen negatif bagi saham pertambangan yang akhirnya menyeret indeks melemah -0,77% ditutup pada level 3.808,710. Turunnya bursa regional juga memicu investor melakukan profit taking terhadap saham bluechip lainnya. Pengumuman dipertahankannya BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur juga gagal menahan turunnya indeks. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance hari ini 3.782-3.821. Saham pilihan : GJTL, CTRS, EXCL.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads