Gudang Garam Dorong IHSG Rebound 23 Poin

Gudang Garam Dorong IHSG Rebound 23 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2011 16:14 WIB
Gudang Garam Dorong IHSG Rebound 23 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan mencetak rebound 23 poin. Saham Gudang Garam (GGRM) menjadi pemimpin dalam penguatan bursa kali ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 8.545 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.555 per dolar AS.

Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG dibuka menguat tipis 5,079 poin (0,13%) ke level 3.813,789. Sentimen positif menguatnya Wall Street cukup membantu pergerakan IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area positif menjadi tempat favorit IHSG sejak dibukanya perdagangan. Saham-saham berbasis konsumer dan bank menjadi incaran investor.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 11,655 poin (0,30%) ke level 3.820,365. Mulai pulihnya harga-harga komoditas membantu pergerakan indeks.

Setelah sempat mendaki cukup tinggi, laju penguatan indeks sedikit tertahan oleh aksi ambil untung sehingga tidak naik setinggi sebelumnya.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (13/5/2011), IHSG naik 23,311 poin (0,61%) ke level 3.832,021. Sementara Indeks LQ 45 menguat 4,205 poin (0,62%) ke level 682,398.

Saham-saham berbasis konsumer yang menguat cukup tinggi bertarung dengan saham-saham tambang yang terkena koreksi dalam untuk menentukan posisi IHSG. Akhirnya kemenangan ada di tangan indeks konsumer sehingga IHSG bertahan di zona hijau.

Keberhasilan itu tak lepas dari penguatan saham GGRM yang memimpin di jajaran top gainers dengan menguat 2.900 poin (7,09%) menjadi Rp 43.750 per lembar.

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net sell) tipis sebanyak Rp 191,238 miliar di seluruh pasar. Asing banyak memborong saham-saham bank blue chip.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 150.698 kali pada volume 11,315 miliar lembar saham senilai Rp 5,252 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 103 saham turun, dan 85 saham stagnan.

Bursa saham China menguat cukup tinggi dan memberi sentimen positif kepada bursa-bursa sekitarnya di tengah spekulasi kemungkinan pemerintah setempat meminta perbankan China tingkatkan modal.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menguat 27,79 poin (0,98%) ke level 2.871,87.  
  • Indeks Hang Seng naik 202,51 poin (0,88%) ke level 23.276,27.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 67,88 poin (0,70%) ke level 9.648,77.
  • Indeks Straits Times melesat 34,96 poin (1,12%) ke level 3.165,41.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.900 ke Rp 43.750, Petrosea (PTRO) Rp 1.500 ke Rp 37.500, Adira Finance (ADMF) naik Rp 700 ke Rp 13.700, dan Multibreeder (MBAI) naik Rp 500 ke Rp 20.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 45.950, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 650 ke Rp 20.450, Indospring (INDS) turun Rp 550 ke Rp 5.150 dan Mandom (TCID) turun Rp 300 ke Rp 7.900.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads