Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, kinerja pasar modal kita masih menjadi yang terbaik di kawasan. Meski beberapa hari lalu sempat terjadi koreksi dan kembali pada level 3.700-an, namun secara berangsur IHSG akan tumbuh hingga akhir tahun.
Berdasarkan komunikasi Eddy dengan pihak kantor Wakil Presiden RI, investor bersiap masuk pasar modal Indonesia. Namun, karena masih minimnya emiten baru yang tercatat sehingga mereka memilih untuk menunggu sesaat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor Day tahun ini, menurut Ito Warsito, Dirut BEI, dihadiri oleh Pension Fund Manager, Insurance Industry Manager, Anggota AAEI, local & foreign fund manager.
Emiten-emiten yang berpastisipasi dalam Investor Day, diantaranya PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT PP Persero Tbk (PTPP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT BW Plantations Tbk (BWPT), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Intraco Penta Tbk (INTA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
"Acara ini juga dapat meningkatkan likuiditas pasar, yang pada akhirnya dapat mengembangkan pasar modal di Indonesia," ungkap Ito dalam keterangan tertulisnya.
(wep/ang)











































