Demikian disampaikan Corporate Secretary KLBF, Vidjongtius di hotel Grand Hyatt dalam Investor Day di Jakarta, Rabu (18/5/2011).
"Ada rencana peningkatan dividen menjadi sekitar 50% atas laba bersih atau senilai Rp 643 miliar. Bandingkan dari tahun 2009 yang hanya 25% atau Rp 254 miliar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba dikontribusikan atas pendapatan perseroan juga naik dari Rp 9,08 triliun di akhir 2009 menjadi Rp 10,22 triliun di tahun lalu. Dengan adanya pertumbuhan laba bersih, makan laba bersih per saham dasar naik emiten berkode KBLF itu naik menjadi Rp 137 per lembar, dari sebelumnya di 2009 Rp 97 per lembar.
(wep/ang)











































