Merger Kimia Farma-Indofarma Tak akan Dibatalkan
Kamis, 17 Jun 2004 16:57 WIB
Jakarta - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi menegaskan opsi merger PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk tidak akan dibatalkan. Menurutnya, kedua perusahaan tersebut lebih baik disinergikan lewat merger agar lebih efisien."Merger Indofarma dan Kimia Farma belum dibatalkan. Saya menginginkan agar bisa sinergi supaya lebih efisien sebelum nantinya dijual," kata Laks, panggilan akrabnya, saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2004).Hingga kini, menurut dia, opsi merger masih terus bergulir dan menjadi pilihan yang terbaik. Ke depan, tidak tertutup kemungkinan BUMN farmasi lainnya seperti Pharos juga akan dimerger dengan Indofarma dan Kimia Farma."Saya tidak setuju kalau dikatakan Indofarma jadi perusahaan tertutup, karena dengan menjadi perusahaan terbuka justru kesalahannya bisa ketahuan," kata mantan bankir Citibank ini.Mengenai proses penjualan anak perusahaan Indofarma yakni PT Indofarma Global Medika (IGM) yang sedang berlangsung, menurut Laks, akan dilihat lagi apakah akan dimasukkan dalam merger Indofarma dan Kimia Farma.
(ani/)











































