Data perekonomian memberikan gambaran yang tidak terlalu baik, dengan aktivitas pabrikan melemah dan penjualan rumah turun, meski klaim pengangguran turun.
"Bottom line saya, paling tidak hingga musim panas berakhir, adalah saya berpikir bantalan valuasi sudah cukup untuk berpegang pada pertumbuhan ekonomi yang lambat, jadi saya pikir kita akan melihat siklus melambat ini akan dimasukkan dalam harga," ujar Jack Ablin, chief investment officer, Harris Private Bank seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham perusahaan sosial media, Linkedln Corp langsung melonjak hingga 2 kali lipat pada pencatatan perdananya di lantai bursa. Saham Linkedln sempat melonjak 171% sebelum akhirnya ditutup naik 110% menjadi US$ 94,25.
Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,2 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 8,4 miliar lembar saham.
(qom/qom)











































