Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
- Senin (16/5/2011), IHSG terkoreksi 32,795 poin (0,86%) ke level 3.799,226.
- Rabu (18/5/2011), IHSG melesat 40,983 poin (1,07%) ke level 3.840,209.
- Kamis (19/5/2011), IHSG menanjak 19,601 poin (0,51%) ke level 3.859,810.
- Jumat (20/5/2011), IHSG menguat 13,143 poin (0,34%) ke level 3.872,953.
"IHSG masih melanjutkan penguatannya di akhir pekan, meski dalam penguatan terbatas. Animo investor terlihat masih mengakumulasi saham-saham pilihan, terutama saham-saham perkebunan seiring mulai rebound nya harga kontrak CPO dunia," ujar Reza Priyambada, Managing Research Indosurya Asset Management.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Wall Street menutup akhir pekan lalu di teritori negatif. Pada perdagangan Jumat (20/5/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 93,28 poin (0,74%) ke level 12.512,04. Nadaq juga melemah 19,99 poin (0,71%) ke level 2.803,32 dan S&P 500 juga melemah 10,33 poin (0,77%) ke level 1.333,27.
Bursa Jepang juga langsung ikut melemah. Mengawali perdagangan Senin awal pekan ini, Indeks Nikkei tercatat langsung merosot 115,65 poin (1,20%) ke level 9.491,43.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik 13 point (+0.34%) ke level 3,872.95 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.8 juta lot dengan nilai transaski sebesar Rp4.8 triliun. Hampir seluruh sektor pada perdagangan hari ini mengalami penguatan kecuali sektor consumer dan property.
Tercatat sebanyak 101 saham mengalami penguatan, 105 saham mengalami penurunan, 109 saham tidak mengalami perubahan sama sekali dan 129 sektor saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menjadi pendorong naiknya bursa pada Jumat lalu a.l. ASII, INTP, BBCA, SMAR dan TLKM sementara yang menjadi penarik bursa hari ini a.l. GGRM, INDF, JSMR, MEGA dan POLY. Asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp83.8 miliar dengan saham yang paling banyak di beli adalah SMGR, AALI, GJTL, BUMI dan UNTR.
Secara teknikal IHSG telah memasuki area overbought, hal ini terlihat dari candlestick yang telah berada diluar area garis upper boliinger. Sementara indikator stochastic terlihat masih bergerak uptrend di area overbought. Pada perdagangan hari ini (23/5) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dan akan bergerak dikisaran 3,849-3,896 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INTP, INCO , dan BORN.
Kresna Sekuritas:
IHSG diperkirakan masih berpeluang untuk mencetak rekor baru pada perdagangan hari ini, namun perlu diwaspadai tekanan jual mengingat stochastic mulai memasuki wilayah jenuh beli. Rentang pergerakan hari ini diperkirakan berada di kisaran 3,850-3,890 dengan TLKM dan MEDC sebagai saham pilihan.
Indosurya:
Pada perdagangan Senin (23/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.850-3.861 dan resistance 3.878-3.884. Candle IHSG yang masih melanjutkan penguatan di akhir pekan terlihat membentuk candle menyerupai hanging man namun, dengan bentuk body yang lebih panjang. Candle ini menunjukkan mulai berkurangnya minat dari kekuatan daya beli untuk mendorong harga. Sebaliknya, kekuatan daya jual mulai menekan harga. Selain itu, upper bollinger bands yang sudah terlewati menunjukkan akan adanya penyesuaian posisi ke bawah. MACD telah membentuk golden cross dengan terbentuknya histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali menembus area overbought . Melihat dari posisi teknikal maka dimungkinkan akan terjadi koreksi. Kalaupun terjadi penguatan maka bersifat terbatas karena ada kecenderungan melemah. Investor harap berhati-hati bila terdapat sinyal penurunan.
(qom/qom)











































