Pada perdagangan, Selasa (24/5/2011), IHSG naik tipis 7,489 poin (0,19%) ke level 3.785,943. Sementara Indeks LQ 45 menguat 0,135 poin (0,02%) ke level 673,536.
Tanda-tanda IHSG berbalik arah menguat sudah mulai ditunjukkan sejak akhir perdagangan kemarin. Investor diprediksi melanjutkan aksi beli selektifnya sehingga akan membuat IHSG pada perdagangan Rabu (25/5/2011) bergerak fluktuatif cenderung menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Selasa (24/5/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 25,05 poin (0,20%) ke level 12.356,21. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,09 poin (0,08%) ke level 1.316,28 dan Nasadq melemah 12,76 poin(0,46%) ke level 2.746,16.
Sementara Bursa Jepang mengawali perdagangan Rabu ini dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei dibuka naik tipis 22,87 poin (0,24%) ke level 9.500,04.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Perdagangan IHSG pada Selasa ditutup naik 7.4 point (0.20%) ke level 3,785 dengan jumlah transaksi sebanyak 14 juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp 4,2 triliun. Hampir seluruh sektor pada perdagangan kemarin mengalami penguatan kecuali sektor MISC-Industries, consumer, trade dan manufacture. Tercatat sebanyak 153 sektor saham mengalami penguatan, 66 sektor saham mengalami penurunan, 83 sektor saham tidak mengalami perubahan dan 143 sektor saham tidak diperdagangkan sama sekali. Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp451.430 miliar dengan sektor yang paling banyak di jual adalah BUMI, BBNI, BBCA,ASII dan DOID.
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin candlestick IHSG membentuk pola hammer di area lower bollinger band sedangkan dari pergerakan indikator stochastic tampak bergerak downtrend mencoba memasuki area oversold dan RSI mulai bergerak uptrend reversal. Pada perdagangan hari ini (25/5) IHSG diperkirakan akan bergerak rebound dan akan bergerak dikisaran 3,750-3,818 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BORN, DEWA , dan PTBA.
Panin Sekuritas:
Tekanan jual mereda dimana indeks berhasil mencatat rebound pada perdagangan kemarin. Naiknya harga komoditas memicu kenaikan saham sektor pertambangan dan perkebunan yang menjadi pendorong indeks terbesar kemarin. Disisi lain investor global masih akan mencermati krisis hutang Eropa, dimana beberapa hari yang lalu lembaga pemeringkat telah menurunkan rating hutang Yunani. Selain itu, resesi yang terjadi di Jepang dikhawatirkan juga akan menyebabkan perlambatan pada ekonomi regional. Kami perkirakan indeks hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 3.760-3.800. Saham pilihan : ITMG, BORN, BUMI, SGRO.
Indosurya:
Pada perdagangan Rabu (25/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.760-3.773 dan resistance 3.793-3.800. Candle IHSG yang sebelumnya melemah tajam mulai tertahan dengan terbentuknya candle positif menyerupai hammer sehingga terlihat pola bullish harami . Pola ini menggambarkan kekuatan daya beli yang mulai menahan dorongan kekuatan daya jual yang ingin menekan harga. MACD masih bergerak turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai reversal setelah mendekati area oversold . Pelemahan yang terjadi sebelumnya membawa IHSG kembali ke posisi di akhir April namun, hal ini merupakan koreksi sehat mengingat IHSG selama ini terus bergerak di sekitar area overbought . Penguatan kemarin menunjukkan minat beli sebenarnya masih besar karena secara fundamental baik ekonomi maupun emiten masih bagus. Kondisi ini bisa menjadi peluang untuk mengkoleksi saham-saham pilihan yang telah terdiskon besar.
(qom/qom)











































