PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun. Surat utang tersebut akan diterbitkan dalam dua jenis.
Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan, Rabu (25/5/2011), obligasi tersebut terdiri dari obligasi konvensional senilai Rp 600 miliar dan obligasi subordinasi (subdebt) sebesar Rp 400 miliar.
Dana hasil penerbitan obligasi konvensional ini akan digunakan untuk ekspansi pemberian kredit dan meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR). Sementara subdebt dipakai untuk modal pelengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi tersebut sudah mendapat peringkat idA plus dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sementara untuk subdebt, memiliki jangka waktu tujuh tahun. Subdebt ini telah mendapat peringkat idA dengan outlook stabil, juga dari Pefindo.
Bertindak sebagai penjamin emisi (underwririter) dari aksi korporasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas dengan wali amanat PT Bank Mandiri Tbk.
Perseroan memperkirakan masa penawaran pada 26 Mei-4 Juni 2011, yang dilanjutkan dengan tanggal efektif di 23 Juni 2011.
Sementara untuk masa penawaran dilakukan pada 27-29 Juni 2011, dan masa penjatahan 1 Juli 2011. Obligasi bank pembangunan daerah ini akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2011. (ang/dnl)











































