Euro Menguat Terkait Laporan China Tertarik Membeli Obligasi Eropa

Euro Menguat Terkait Laporan China Tertarik Membeli Obligasi Eropa

- detikFinance
Kamis, 26 Mei 2011 10:16 WIB
Jakarta -


Euro menguat terhadap dolar dan yen dipicu spekulasi China akan membeli obligasi Eropa walaupun krisis utang Yunani mengancam pemulihan ekonomi di kawasan ini.

Mata uang tunggal mendapatkan dorongan setelah Financial Times melaporkan bahwa Chief Executive Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF), Klaus Regling telah mengatakan investor di Asia, termasuk China, akan membeli obligasi bailout Portugis ketika EFSF mulai menjual mereka pada bulan Juni.

"Komentar dari kepala EFSF bahwa China jelas-jelas tertarik untuk membeli penerbitan obligasi bulan berikutnya adalah memberikan dukungan untuk euro," kata Greg Gibbs, ahli strategi mata uang di Royal Bank of Scotland Group Plc di Sydney.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Euro naik menjadi $ 1,4146 pada 10:16 am di Tokyo dari $ 1,4088 di New York kemarin. Euro sempat jatuh serendah $ 1,3970 pada tanggal 23 Mei. Mata uang tunggal naik 0,4 persen menjadi 115,96 . Dolar diperdagangkan pada 81,98 dari 81,97.

Investor Asia, termasuk pemerintah China, bisa menjadi "proporsi yang kuat" dari pembeli obligasi bailout Portugis, dikutip Financial Times Regling yang mengatakan kepada wartawan kemarin.







(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads