Menteri BUMN Mustafa Abubakar meminta perseroan secepatnya menyelesaikan proses persiapan IPO tersebut.
"Saya belum ikuti proses persiapan dari Baturaja. Tapi kita minta untuk secepatnya," ujar Mustafa ketika ditemui di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita minta di 2011 kalau tidak bisa ya di 2012," tuturnya.
Sebelumnya, Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Pandu Djajanto mengatakan tidak mudah memproses IPO Semen Baturaja di tahun ini.
Pasalnya, perseroan harus merestrukturisasi aset, diantaranya tanah yang sebelumnya menjadi milik BUMN lain.
"Masih ada yang dibenahi, lebih ke internal. Masalah RDI, masalah tanah, pelabuhan, kereta api," kata Pandu.
Ia menambahkan, banyak kegiatan usaha perseroan yang berada diatas tanah BUMN lain. Ini menjadi concern pemerintah dalam hal restrukturisasi aset yang ada, sehingga saat ditawarkan Semen Baturaja adalah BUMN yang layak jual.
(dru/ang)











































