Menurut laporan keuangan konsolidasi INDY (tidak diaudit), seperti dikutip detikFinance, Rabu (1/6/2011), menurunnya laba bersih akibat peningkatan beban pokok dan turunnya pendapatan kontrak dan jasa.
Pendapatan kontrak dan jasa di triwulan I hanya Rp 686,122 miliar, bandingkan dengan periode sebelumnya Rp 703,854 miliar. Meski demikian, total pendapatan perseroan mengalami kenaikan dari Rp 748,41 miliar menjadi Rp 768,67 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan beban pajak yang juga naik menjadi Rp 26,198 miliar, laba bersih atau laba periode berjalan perseroan mencapai Rp 266,163 miliar. Laba turun tipis 8,56% dari periode yang sama tahun lalu.
Total aset perseroan sepanjang triwulan I-2011 mengalami kenaikan menjadi Rp 13,127 triliun, dari tahun lalu Rp 11,458 triliun. Kenaikan aset terbesar terjadi pada pos kas dan setara kas dari Rp 2,11 triliun tahun lalu, menjadi Rp 4,322 triliun.
Posisi ekuitas perseroan juga naik, meski tipis, dari Rp 5,455 triliun menjadi Rp 5,657 triliun. Pada perdagangan hari ini, saham IDKY berada pada level Rp 4.250 per lembar, turun tipis Rp 50 (1,16%) dari penutupan hari sebelumnya, Rp 4.300.
(wep/ang)










































