IHSG Masih Lanjutkan Konsolidasi

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Lanjutkan Konsolidasi

- detikFinance
Senin, 06 Jun 2011 07:30 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu masih bertahan menguat meski didera sentimen negatif dari pelemahan bursa-bursa utama dunia. Investor juga tidak bereaksi berlebihan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi Mei sebesar 0,12%.

Mengawali pekan lalu, IHSG sempat melemah tipis, dan sepanjang perdagangan pekan yang sempat ada 'hari kejepit', IHSG hanya bergerak tipis-tipis saja. IHSG sempat 'selamat' dari kejatuhan bursa regional karena libur perdagangan pada Kamis.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Senin (30/5/2011), IHSG melemah tipis 6,241 poin (0,17%) ke level 3.826,137.
  • Selasa (31/5/2011), IHSG naik tipis 10,830 poin (0,28%) ke level 3.836,967.
  • Rabu (1/6/2011), IHSG naik tipis 0,794 poin (0,02%) ke level 3.837,761.
  • Jumat (3/6/2011), IHSG naik 6,259 poin (0,16%) ke level 3.844,02.

Bayang-bayang pelemahan IHSG masih akan berlanjut hingga perdagangan Senin (6/6/2011), terutama akibat sentimen negatif pelemahan bursa-bursa utama dunia. IHSG di awal pekan ini diprediksi akan kembali bergerak fluktuatif cenderung melemah, karena investor memilih untuk melakukan konsolidasi terlebih dahulu.

Sementara Bursa Wall Street akhir pekan lalu tercatat melemah. Pada penutupan perdagangan Jumat (4/6/2011), indeks Dow Jones turun 97,29 poin (0,79%) ke level 12.151,26. Kemudian indeks S&P 500 kehilangan 12,78 poin (0,97%) ke level 1.300,16. Lalu indeks Nasdaq 'menyerah' 40,53 poin (1,46%) ke level 2.732,78.

Bursa Jepang mengawali perdagangan Senin ini dengan penurunan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka turun 25,59 poin (0,27%) ke level 9.466,62. Sementara sebagian besar bursa Asia yakni China, Hong Kong, Selandia Baru, Korea Selatan, Taiwan tutup untuk memperingati libur nasional.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

Perdagangan IHSG pada Jumat (3/6) ditutup mengalami kenaikan 6.2 point (+0.16%) ke level 3,844 dengan jumlah transaksi sebanyak 26.9 juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp4.6 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan kecuali agri, Misc-Industry, property, infrastructure, dan trade.

Tercatat sebanyak 80 sektor saham mengalami penguatan, 132 sektor saham mengalami penurunan, 99 sektor saham tidak mengalami perubahan dan 135 sektor saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham-saham yang menjadi pendorong indeks hari ini a.l. BBRI, BYAN, INTP, BBCA dan UNVR sementara yang menjadi pemberat bursa hari ini a.l. TLKM, BMRI, ICBP, SMMA dan ASII. Asing tercatat melakukan net buy Rp61.4 miliar dengan sektor yang paling banyak di beli adalah BBRI, INDF, HRUM, UNTR dan INTP.

Secara teknikal, pada perdagangan kemarin penurunan IHSG berhasil tertahan oleh garis support uptrendnya sebelumnya akhirnya berhasil ditutup menguat dengan candlestick yang membentuk pola hanging man sementara indicator stochastic masih mencoba memasuki area overbought. Pada perdagangan hari ini (6/6), IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3,823-3,867. sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI dan EXCL.

Indosurya:

Pada perdagangan Senin (6/6) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.802-3.822 dan resistance 3.855-3.865. Candle IHSG yang secara perlahan mulai menapaki penguatannya terlihat sedang mengalami pola konsolidasi dan cenderung sideways . Hal ini dikarenakan belum banyaknya sentimen positif yang beredar. Penguatannya pun bersifat terbatas. Kemarin IHSG membentuk candle hanging man dimana sebelumnya terbentuk long legged doji di posisi atas. Pola ini mengindikasikan akan adanya pola reversal. MACD tertahan untuk membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih tertahan untuk melanjutkan penguatan menuju area overbought. Investor tetap mewaspadai bila mulai ada sinyal penurunan di tengah minimnya sentimen positif.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads