Marak Sentimen Negatif, IHSG Melemah 14 Poin

Marak Sentimen Negatif, IHSG Melemah 14 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 06 Jun 2011 09:36 WIB
Marak Sentimen Negatif, IHSG Melemah 14 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan dengan melemah 14 poin atas maraknya sentimen negatif. Memerahnya bursa-bursa Asia juga turut menyeret IHSG ke teritori negatif.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 8.505 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.525 per dolar AS.

Pada perdagang preopening, IHSG turun 12,698 poin (0,34%) ke level 3.831,322. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 3,268 poin (0,47%) ke level 681,236.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (6/6/2011), IHSG dibuka melemah14,520 poin (0,37%) ke level 3.829,500. Indeks LQ 45 dibuka turun 3,645 poin (0,54%) ke level 680,859.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 15,057 poin (0,39%) ke level 3.828,963. Sementara Indeks LQ 45 turun 3,400 poin (0,50%) ke level 681,104.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG masih bertahan menguat meski didera sentimen negatif dari pelemahan bursa-bursa utama dunia. Investor juga tidak bereaksi berlebihan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi Mei sebesar 0,12%.

Bursa-bursa di Asia terjebak di zona merah atas maraknya sentimen negatif mulai seperti dipangkas kembalinya rating surat hutang AS oleh Moodys dan potensi gagal bayar utang Yunani.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 89,15 poin (0,94%) ke level 9.403,06. Β 
  • Indeks Straits Times turun 13,54 poin (0,43%) ke level 3.132,13. Β 
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 8.505 per dolar AS dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di Rp 8.525 per dolar AS.

Rupiah menguat setelah data pengangguran AS yang dirilis akhir pekan lalu naik tinggi dan melebihi perkiraaan. Posisi rupiah ini merupakan yang terkuat sejak 2 Maret 2004 lalu.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads