Hal ini disampaikan Direktur Utama MAMI, Legowo Kusumonegero di Jakarta, Senin (6/6/2011). Dua hingga tiga produk reksa dana baru milik perseroan akan terbit semester II-2011. Reksa dana tercatat (existing) juga menjadi andalan kinerja MAMI tahun ini.
"Dua atau tiga produk baru akan diluncurkan pada tahun ini. Produk baru akan menyumbang 10% dari peningkatan NAB perseroan," ucap Legowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MAMI dalam mengelola portofolionya didominasi oleh Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), yang mencapai Rp 17 triliun. Pemasaran produk KPD dilakukan bersama pada unit asuransi Manulife Insurance.
Sepanjang tahun ini, perseroan masih akan menambah kantor representatif sebagai bagian mengefektifkan jalur pemasaran. Surabaya, Bandung, Medan serta Semarang menjadi incaran penambahan kantor-kantor cabang.
"Industri reksa dana membutuhkan jalur pemasaran alternatif selain perbankan. Pembukaan kantor cabang merupakan opsi yang kami jajaki," tegasnya.
MAMI juga mendorong Bapepam untuk membuka jalur pemasaran di perusahaan asuransi, meski saat ini hal tersebut masih dilarang. "Dalam peraturan, tidak diperbolehkan (Asuransi) menjual reksa dana. Secara pendekatan dan operasional, perusahaan asuransi sangat berdekatan sekali dengan perbankan," imbuh Legowo.
(wep/ang)











































