IHSG Turun 11 Poin Terseret Arus Pelemahan Bursa Regional

IHSG Turun 11 Poin Terseret Arus Pelemahan Bursa Regional

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 07 Jun 2011 09:36 WIB
IHSG Turun 11 Poin Terseret Arus Pelemahan Bursa Regional
Jakarta -

IIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis terseret pelemahan bursa-bursa regional yang juga terkoreksi akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian dunia.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah tipis di posisi Rp 8.520 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.510 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 11,240 poin (0,30%) ke level 3.822,961. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 2,892 poin (0,42%) ke level 678,814.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Selasa (7/6/2011), IHSG terkoreksi tipis 11,887 poin (0,32%) ke level 3.822,314. Indeks LQ 45 turun 3,059 poin (0,44%) ke level 678,647.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, pergerakan IHSG belum banyak berubah, turun tipis 11,326 poin (0,30%) ke level 3.822,875. Sementara Indeks LQ 45 melemah 3,785 poin (0,56%) ke level 677,921.

Kemarin, IHSG melemah tipis 9 poin atas maraknya sentimen negatif yang beredar. Volume perdagangan pun sedikit lesu dibandingkan perdagangan hari-hari lalu.

Mayoritas bursa-bursa di regional terjebak di zona merah, kecuali bursa Jepang yang mampu menguat sangat tipis setelah melemah dalam empat hari terakhir. Penguatan Bursa Jepang itu setelah pemerintahnya resmi menyatakan untuk menghindari likuidasi Tokyo Electric Power Co (Tepco).

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun tipis 3,66 poin (0,13%) ke level 2.724,36.  
  • Indeks Hang Seng melemah 177,13 poin (0,77%) ke level 22.772,43.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 2,97 poin (0,03%) ke level 9.383,32.  
  • Indeks Straits Times terkoreksi 14,05 poin (0,45%) ke level 3.099,68.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah tipis di posisi Rp 8.520 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.510 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads