Saham Minnapadi Ditargetkan Mejeng di Bursa Juli 2011

Saham Minnapadi Ditargetkan Mejeng di Bursa Juli 2011

- detikFinance
Rabu, 08 Jun 2011 12:47 WIB
Saham Minnapadi Ditargetkan Mejeng di Bursa Juli 2011
Jakarta - Initial Public Offering (IPO) PT Minnapadi Investama terus berlanjut di Bapepam-LK, dengan target listing pada Juli 2011. Setelah sebelumnya tertahan karena dugaan keterlibatan Minnapadi dalam kisruh saham PT Krakatau Steel Tbk (KS).

Minnapadi adalah salah satu broker terafiliasi pembeli saham perdana PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Namun kini, menurut Direktur Dinamika Usahajaya, Kris S. Widjojo, proses IPO Minnapadi kembali masuk 'meja' Bapepam-LK.

"Kami memulai dari awal, memakai buku Desember, targetnya Juni sudah dapat efektif menyelenggarakan public expose. Juli diharapkan (listing), sudah deket-deket ini," ungkap Kris di sela-sela RUPS Tahunan BEI di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Rabu (8/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinamika bermitra dengan Panca Global Securities dan Ciptadana Securities sebagai penjamin emisi atas saham perdana Minnapadi tersebut. Target dana IPO, Kris mengaku, jumlahnya sama seperti periode lalu.

Minnapadi sebelumnya menyebut akan melepas saham ke publik setara 20% dari total modal disetor. Di mana target dana mencapai Rp 150 miliar.

Selain Minnapadi, Dinamika membidik satu penjaminan emisi saham perdana (IPO) di tahun ini. Meski belum mendapatkan mandat, namun perseroan optimistis dapat menjadi underwriter di dua perusahaan.

Sebelumnya, Ketua Bapepam-LK yang lama Fuad Rahmany menyebut IPO Minnapadi tidak bisa dilanjutkan karena kasus kisruh IPO Krakatau Steel, sebelum pemeriksaan (pihak terafiliasi) selesai.

Menurutnya surat penyataan efektif IPO Minnapadi dibekukan sementara. Bapepam mempersyaratkan, perseroan harus terbebas dari sangkaan keterlibatan dalam pembelian saham KS.

Karena berdasarkan aturan, pihak terafiliasi, Minnapadi dan keempat broker dilarang membeli saham perdana suatu emiten.

"Rasanya sulit (kelanjutan proses IPO), apalagi kalau nanti sudah terkena sanksi. Publik kalau sudah tahu, tidak akan yang membeli," kata Fuad.

Minnapadi bersama 4 sekuritas lain memang terbukti melanggar proses pemesanan saham PT Krakatau Steel Tbk (KS), karena mereka adalah pihak yang terafiliasi. Mereka memesan 980 ribu lembar saham atau setara dengan 0,03% dari total saham yang ditawarkan sebanyak 3,155 miliar lembar.

Mereka adalah SS, UKHS, BBS, dan MAS. Santer kabar terdengar, keempat sekuritas lain adalah Samuel Sekuritas, UOB Kay Hian Securities, Bapindo Bumi Sekuritas, Masindo Artha Securities. Lima sekuritas ini termasuk dalam 52 broker yang menjadi agen penjual saham KS.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads