Demikian disampaikan oleh Wakil Direktur Utama SMART Budi Wijana dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (8/6/2011).
Namun belum diketahui kapan jadwal pembagian dividen akan dilakukan oleh perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Direktur Utama: Jo Daud Dharsono
- Wakil Direktur Utama: Budi Wijana
- Wakil Direktur Utama: Edy Saputra Suradja
- Direktur Tidak Terafiliasi: H. Uminto
- Direktur: Gianto Widjaja
- Direktur: Jimmy Pramono
Dalam kesempatan itu disampaikan, selama kuartal I-2011 SMART telah mengantongi laba bersih Rp 584 miliar, naik 33% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 439 miliar.
Perseroan mencatat penjualan bersih Rp 7,7 triliun, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 4 triliun. Pertumbuhan ini dikontribusi dari peningkatan dalam hal harga jual maupun kuantitas penjualan. Oleh karenanya, laba kotor tercatat hampir tiga kali lipat menjadi Rp 2,1 triliun.
Sementara laba usaha meningkat sebesar 43% menjadi Rp 737 miliar setelah dikurangi dengan pungutan ekspor sebesar Rp 1,2 triliun, yang meningkat signifikan dari tahun lalu sebesar Rp 65 milyar. Setelah pendapatan lain-lain dan beban pajak penghasilan, laba bersih kuartal pertama tahun 2011 tercatat sebesar Rp 584 miliar naik dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 439 miliar.
(dnl/hen)











































