IHSG Masih Dibayangi Kelesuan

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Dibayangi Kelesuan

- detikFinance
Kamis, 09 Jun 2011 07:31 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup terkoreksi 17 poin akibat tekanan jual di saham-saham unggulan menyusul lambatnya pertumbuhan ekonomi AS. Dana asing pun kembali bergulir keluar bursa.

Pada perdagangan, Rabu (8/6/2011), IHSG ditutup terkoreksi 17,132 poin (0,45%) ke level 3.825,821. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melemah 4,335 poin (0,64%) ke level 677,806.

Kelesuan yang melanda bursa-bursa global diprediksi masih akan membayangi pergerakan IHSG pada Kamis (9/6/2011) ini. Namun hadirnya emiten baru, PT Salim Ivomas Tbk diharapkan mampu memberikan setitik sentimen positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pelemahan di bursa Wall Street sudah memasuki hari yang keenam. Investor masih meneruskan aksi jual saham, dengan sentimen negatif masih pada seputar melambatnya perekonomian.

Pada perdagangan Rabu (9/6/2011), indeks Dow Jones ditutup melemah 21,87 poin (0,18%) ke level 12.048,94. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 5,38 poin (0,42%) ke level 1.279,56 dan Nasdaq melemah 26,18 poin (0,97%) ke level 2.675,38.

Bursa Jepang kembali mengawali perdagangan Kamis dengan penurunan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 37,75 poin (0,40%) ke level 9.411,71.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Keluarnya dana asing menjadi pendorong indeks mengalami penurunan kemarin. Prospek ekonomi global yang melemah seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS, krisis hutang di Eropa, serta ancaman tingginya inflasi global akibat kenaikan harga komoditas membuat investor memilih mengamankan profit mereka. Hari ini kami perkirakan indeks hari ini akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Proyeksi kisaran support-resistance 3.805-3.850.Saham pilihan : GGRM, HRUM, JPFA.

Kresna Sekuritas:

Dengan masih bertahan di atas 3789, terbuka peluang untuk akumulasi saham yang berada di area support. Hari ini IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi di kisaran 3800-3860 dengan SMGR dan TLKM sebagai saham pilihan.
Β 
eTrading Securities:

Perdagangan IHSG kemarin ditutup turun 17 point (-0.45%) ke level 3,825 dengan jumlah transaksi sebanyak 14 juta lot dan nilai transaksi sebanyak Rp6.3 triliun. Hampir seluruh sektor pada perdagangan hari ini mengalami penurunan kecuali sektor Misc-industry dan trade. Tercatat sebanyak 82 saham mengalami penguatan, 157 saham mengalami penurunan, 75 saham tidak mengalami perubahan dan 132 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp12.4 miliar dengan sektor yang paling banyak di beli adalah HRUM, ADRO, ASII, ITMG dan UNTR.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi namun perlu diwaspadai adanya short terms bearish apabila IHSG break dari support trendlinenya melihat pergerakan indicator stochastic dan RSI yang mulai mengindikasikan sinyal bearish. Pada perdagangan hari ini (9/6), IHSG diperkirakan masih rawan koreksi dengan pergerakan pada range 3,797-3,844 dengan saham-saham yang dapat diperhartikan antara lain JPFA, BDMN, dan SGRO.

Indosurya:

Pada perdagangan Kamis (9/6) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.795-3.810 dan resistance 3.841-3.857. Candle IHSG kembali membentuk negative hammer candle yang mengindikasikan masih adanya tekanan jual di pasar. IHSG juga masih terlihat mengalami pola konsolidasi dengan kecenderungan masih sideways . MACD bergerak datar dan kembali tertahan untuk membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic tertahan penguatannya untuk menuju ke area overbought. Belum banyaknya sentimen positif membuat pergerakan IHSG cenderung labil dan melemah. Investor tetap mewaspadai adanya sinyal penurunan di tengah minimnya sentimen positif. Cermati saham-saham lapis kedua. Pencatatan perdana Salim Invomas diharapkan bisa membalikkan kondisi bursa saham yang memerah.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads