Euro Berlanjut Tertekan, Tunggu Kepastian Solusi untuk Yunani

Euro Berlanjut Tertekan, Tunggu Kepastian Solusi untuk Yunani

- detikFinance
Senin, 13 Jun 2011 09:55 WIB
Jakarta -


Kombinasi dari krisis utang Yunani dan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia menggiring euro melemah untuk tiga hari berturut-turut terhadap dollar pada sesi perdagangan Jumat (10/6) lalu. Mata uang tunggal Eropa tersebut jatuh hingga level terendah 1.4319 dan diperdagangkan di kisaran 1.4347 terhadap dollar pada akhir sesi, melemah sekitar 1,1 persen dari level pembukaan.

Para pelaku pasar menjadi kian cemas mengenai Yunani. Hingga kini, belum ada solusi kongkrit mengenai penanganan krisis utang Yunani. Ketidakpastian tersebut sepertinya akan berlanjut hingga tanggal 20 Juni nanti, saat para menteri keuangan Zona Euro berkumpul untuk membahas bagaimana mendapatkan tambahan pendanaan demi menyelamatkan Yunani.




Sebelumnya, euro juga tertekan setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengindikasikan berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga. Pada konferesi pers seusai rapat kebijakan moneter yang menghasilkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga Kamis (9/6) lalu, ECB menurunkan proyeksi inflasinya untuk tahun 2012 mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagaimana diketahui, ekspektasi suku bunga merupakan faktor utama di balik penguatan euro hingga mencapai level 1.49 terhadap dollar tahun ini. Namun, dengan diturunkannya proyeksi inflasi, muncul spekulasi bahwa ECB mungkin akan hanya sekali lagi menaikkan suku bunganya.

ECB diharapkan menaikkan suku bunganya pada bulan Juli mendatang, sebagaimana yang diindikasikan dari penggunaan frasa strong vigilance dalam konferensi pers oleh Presiden ECB, Jean-Claude Trichet.

Poundsterling, sementara itu, melemah hingga terendah dua pekan terhadap dollar, tertekan oleh data yang menunjukkan turunnya output industri Inggris. Untuk bulan April, output industri Inggris dilaporkan turun 1,7 persen, meleset jauh dari ekspektasi para ekonom.

Terhadap dollar, poundsterling diperdagangkan melemah sekitar hampir 0,9 persen dari level pembukaan dengan ditutup di 1.6227 pada akhir sesi perdagangan Jumat.

Gain signifikan juga berhasil dibukukan dollar versus dollar Australia. Seiring dengan turunnya harga emas dan komoditi lainnya, aussie pun berlanjut terkoreksi hingga ditutup melemah hampir 0,9 persen di 1.0534 terhadap dollar AS.

Harga emas sendiri turun hingga level terendah 1 pekan di $1525.70 per troy ounce. Pada akhir sesi perdagangan Jumat, emas ditutup di $1533.40 per troy ounce, melemah sekitar hampir 0,7 persen dari level pembukaan. (atz)




(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads