Induk usaha TvOne dan ANTV, PT Visi Media Asia (Viva Media Grup) bisa meraup dana sekitar Rp 1,147 triliun dari penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO). Dananya akan digunakan untuk bayar utang dan pengembangan usaha.
Menurut prospektus ringkas perseroan, Senin (13/6/2011), perseroan akan membayar utang kepada Credit Suisse yang saat ini mencapai US$ 54 juta. Dana IPO yang akan dipakai mencapai 40% dari total.
Jika utang US$ 54 juta tersebut diasumsikan setara dengan 40% dana hasil IPO atau setara Rp 459 miliar (dengan kurs Rp 8.500 per dolar AS), maka total dana yang bisa diraup media Grup Bakrie itu lewat IPO mencapai Rp 1,147 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan akan menerbitkan 2.286.000.000 lembar (14,21%) saham baru. Jika dana yang dihasilkan hasil IPO sebanyak Rp 1,147 triliun, maka diasumsikan harga penawaran per lembar sahamnya Rp 501,74 per lembar.
Dengan asumsi perolehan dana Rp 1,147 triliun tersebut hasil penjualan 14,21% dari total saham perusahaan, maka diperkirakan harga perusahaan media Grup Bakrie tersebut mencapai Rp 8,029 triliun.
PT Ciptadana Securities bersama PT Danatama Makmur akan bertindak sebagai penjamin emisi bersama (join lead underwriter) atas perusahaan media milik grup Bakrie ini. (ang/dnl)











































