Dalam prospektus yang dirilis Rabu (15/6/2011), dijelaskan, saham yang dilepas itu bakal terdiri dari 16,36% milik publik dan 1,82% dari program Management and Employee Stock Allocation (MESA).
Setelah pelepasan saham ke publik dan MESA tersebut, sisa kepemilikan saham adalah Straits Corporation (77,73%), PT Tiyanda Utama Mandiri (4,09%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, dana dari hasil Initial Publik Offering (IPO) ini akan digunakan untuk membayar sebagian utang kepada Bank Permata (36%), pembelian mechanical crane dengan daya angkat 30.000 ton per hari (50%) dan sisanya sekitar 14% akan digunakan untuk modal kerja seperti untuk pembelian bahan baku, pembayaran sub-kontraktor, pemasok dan biaya tenaga kerja. Perseroan tercatat memiliki utang ke Bank Permata sebesar AS$ 12.850.113 atau setara dengan Rp 109,842 miliar.
Untuk kinerja perseroan per 31 Desember 2010, Indo Straits berhasil mencetak laba bersih sebesar US$ 4,349 juta, meningkat dibandingkan tahun 2009 yang hanya sebesar US$ 2,606 juta.
(qom/qom)











































