IHSG Terpangkas 25 Poin Dihantui Banyak Sentimen Negatif

IHSG Terpangkas 25 Poin Dihantui Banyak Sentimen Negatif

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 16 Jun 2011 09:36 WIB
IHSG Terpangkas 25 Poin Dihantui Banyak Sentimen Negatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 25 poin akibat dhantuinya banyaknya sentimen negatif, mulai dari melemahnya bursa Asia dan global, sampai krisis utang Yunani yang semakin menjadi-jadi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 8.565 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.550 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 45,884 poin (0,68%) ke level 3.768,367. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 6,696 poin (0,99%) ke level 665,466.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (16/6/2011), IHSG dibuka terpangkas 25,931 poin (0,69%) ke level 3.768,320. Indeks LQ 45 dibuka terkoreksi 6,709 poin (0,99%) ke level 665,453.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam, turun 49,545 poin (1,30%) ke level 3.744,797. Sementara Indeks LQ 45 anjlok 10,612 poin (1,58%) ke level 661,550.

Kemarin, IHSG gagal bertahan di level 3.800 tergerus oleh sentimen negatif pelemahan bursa-bursa regional. IHSG hanya bisa menguat tipis dalam volume perdagangan yang tidak terlalu besar.

Kekhawatiran melambatnya perekonomian dunia membuat bursa-bursa regional terkena tekanan jual dan jatuh di teritori negatif. Bursa Hong Kong menderita koreksi paling banyak.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 21,12 poin (0,78%) ke level 2.684,32.  
  • Indeks Hang Seng jatuh 334,10 poin (1,50%) ke level 22.009,67.
  • Indeks Nikkei 225 melemah 80,17 poin (0,84%) ke level 9.494,15.  
  • Indeks Straits Times terpangkas 27,35 poin (0,90%) ke level 3.027,47.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 8.565 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.550 per dolar AS.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads