Baru 284 Investor Saham di Manado Yang Memiliki AKSes

Baru 284 Investor Saham di Manado Yang Memiliki AKSes

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2011 14:38 WIB
Manado - Kepemilikan kartu Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) di Manado masih minim. Dari 633 investor yang sudah memiliki Single Investor ID (SID), hanya 284 investor yang punya kartu AKSes.

Menurut Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Ananta Wiyogo, sebanyak 64 investor sudah memanfaatkan kartu tersebut untuk mengetahui portofolionya dengan login ke situs www.ksei.co.id.

Walaupun pemilik kartu AKSes belum mencapai 50% dari total investor, Manado berada di urutan kedua dari jumlah kepemilikan kartu di Sulawesi. Naiknya jumlah pengguna kartu AKSes dibantu oleh lima perusahan sekuritas yang beroperasi di wilayah setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kartu AKSes merupakan sarana informasi yang diberikan kepada investor, secara online bisa mengakses dan memonitor data posisi efek serta catatan kepemilikan dana di Sub Rekening Efek di KSEI," kata Ananta dalam acara sosialisasi kartu AKSes di Manado, Jumat (17/5/2011).

KSEI menargetkan di akhir tahun 2011, seluruh investor yang sudah punya SID, bisa memiliki Kartu AKSes. Sejak awal tahun ini, penggunaan kartu AKSes di Manado telah meningkat sebanyak 143%.

Self Regulation Officer (SRO) pasar modal ini berharap dengan adanya sosialiasi, kepemilikan Kartu AKSes bisa meningkat secara signifikan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Lily Widjaja mengatakan, salah satu hal mendasar di pasar modal adalah keterbukaan informasi, yang menjadi tuntutan utama dalam berinvestasi.

"Kartu AKSes merupakan fasilitas yang sangat tepat dalam memberikan informasi transaparan dan real time kepada nasabah," katanya.

Kartu AKSes merupakan rintisan dari SID yang diterbitkan KSEI dalam rangka memenuhi peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam -LK) No. V.D.4. Kartu ini juga diluncurkan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap iklim berinvestasi di pasar modal Indonesia.

(ang/wep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads