Mengawali perdagangan Senin (20/6/2011), bursa London dan Jerman langsung merosot, dengan indeks FTSE 100 turun 0,87% ke level 5.665,24, DAX Frankfurt turun 1,20% ke level 7.087,59. Sementara pembukaan perdagangan di Bursa Paris tertunda karena adanya masalah teknis.
Bursa Milan, Italia mengalami penutunan lebih besar hingga 2% lebih. Saham-saham perbankan rontok setelah Moody' menyatakan kemungkinan akan memangkas peringkat utang Italia. Saham Intesa San Paolo merosot 2,42%, UniCredit turun 2,36%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perekonomian Italia menghadapi tantangan pertumbuhan pada lingkungan yang dikarakteristikkan dengan tantangan struktural jangka panjang untuk pertumbuhan dan potensi kenaikan suku bunga," ujar Moody's dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Senin (20/6/2011).
"Pelemahan struktural ekonomi, terutama karena rendahnya produktivitas dan ketangguhan pasar tenaga kerja yang penting dan pasar produk, telah menjadi penghalang pertumbuhan dalam dekade terakhir dan terus menghantui pemulihan ekonomi dari resesi yang berlangsung pada 2009," demikian pernyataan dari Moody's.
(qom/ang)











































